Dalam konferensi umum Oktober 2025, Presiden Dallin H. Oaks menekankan pentingnya keluarga dalam Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir: “Doktrin Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir berpusat pada keluarga. Yang esensial bagi doktrin kita mengenai keluarga adalah bait suci. Tata cara-tata cara yang diterima di sana memungkinkan kita untuk kembali sebagai keluarga kekal di hadirat Bapa Surgawi kita.”
Berbagi doktrin yang kuat tentang keluarga dan pemeteraian bait suci, dia mengajak kita untuk berperan serta dalam pekerjaan mempersatukan keluarga untuk kekekalan. Mengutip mendiang Presiden Russell M. Nelson, Presiden Oaks menyatakan, “Permuliaan adalah urusan keluarga. Hanya melalui tata cara penyelamatan dari Injil Yesus Kristus, keluarga-keluarga dapat dipermuliakan.”
Bacalah lebih lanjut untuk menerima inspirasi dari apa yang diajarkan dalam konferensi baru-baru ini mengenai berkat-berkat yang kita terima dari berfokus pada keluarga, membuat perjanjian, dan berperan serta dalam pekerjaan bait suci. Kami berharap kutipan-kutipan ini akan mengilhami Anda sewaktu Anda beribadat di bait suci dan berperan serta dalam sejarah keluarga. Anda juga dapat mengopi atau mengunduhnya dan membagikannya kepada keluarga dan teman-teman Anda.
Berperan Serta dalam Peribadatan Bait Suci
Selaraskan Hati Anda dengan Yesus Kristus: Karunia Sakral Musik Pratama—Sister Tracy Y. Browning
Sister Tracy Y. Browning, Penasihat Kedua dalam Presidensi Umum Pratama, berbagi bagaimana musik rohani anak-anak yang diajarkan di Pratama menyampaikan pesan-pesan doktrin Injil. Dia juga bersaksi tentang berkat-berkat dari perjanjian yang dibuat di bait suci.
“Saya tahu bahwa bait suci Tuhan yang kudus adalah rumah-Nya di bumi ini. Di dalamnya, kita membuat perjanjian sakral, menerima berkat-berkat kekal, dan belajar lebih banyak tentang Dia serta merasakan kehadiran-Nya yang lebih kuat.” —Sister Tracy Y. Browning
“Bait suci adalah tempat pemelajaran, kedamaian, dan persiapan untuk kehidupan kita.” —Sister Tracy Y. Browning
“Karena Allah menepati janji-Nya, perjanjian-perjanjian-Nya memberikan penghiburan yang kuat dan tempat berlindung, serta mengundang kita untuk menaruh harapan dan keyakinan kita dengan teguh kepada Yesus Kristus dan dalam kuasa pendamaian-Nya.” —Sister Tracy Y. Browning
Tuhan Melihat Hati—Penatua Ronald M. Barcellos
Penatua Ronald M. Barcellos, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, memberi petunjuk kepada kita bahwa Allah ingin kita memalingkan segenap hati kita kepada-Nya dengan ketulusan dan maksud yang sungguh-sungguh melalui peribadatan dan setiap tindakan pelayanan.
“Ketika kita memilih untuk melakukan setiap hal yang Tuhan telah perintahkan kepada kita—seperti menaati perintah-perintah-Nya, mengambil sakramen, beribadat di bait suci, dan melayani orang lain—dengan hati yang tulus dan maksud yang sungguh-sungguh, setiap tindakan pelayanan dan ibadat menjadi pengalaman rohani yang kuat yang memperkuat iman dan kesaksian kita, serta mengisi hati kita dengan sukacita dan kasih kepada Allah dan sesama manusia.” —Penatua Ronald M. Barcellos
“[Juruselamat] mengundang kita untuk menunjukkan kasih kita dengan membuat dan menepati perjanjian dengan-Nya.” —Penatua Ronald M. Barcellos
Kenali Siapa Diri Anda Sesungguhnya—Penatua Brik V. Eyre
Penatua Brik V. Eyre, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, bersaksi bahwa satu cara untuk meningkatkan komunikasi kita dengan Allah adalah melalui peribadatan di bait suci.
“Selain meningkatkan frekuensi dan kekhusyukan doa kita, menelaah Kitab Mormon setiap hari dan beribadat di bait suci akan membantu mempersiapkan pikiran kita untuk menerima wahyu.” —Penatua Brik V. Eyre
Didamaikan dengan Allah—Penatua Kelly R. Johnson
Didamaikan dengan Allah, menurut kesaksian Penatua Kelly R. Johnson, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, mencakup penyelarasan kehendak dan tindakan kita dengan Allah. Menepati perjanjian memperkuat hubungan kita dengan Juruselamat.
“Saya bersaksi bahwa membuat dan menepati perjanjian menjadikan hubungan kita dengan Juruselamat kuat, [dan] sehingga [kita] terhindar dari menjadi matang menuju kehancuran.” —Penatua Kelly R. Johnson
Jiwa yang Rendah Hati Berlutut di Altar—Penatua Jeremy R. Jaggi
Penatua Jeremy R. Jaggi, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, mengundang kita untuk datang ke altar kudus Tuhan dan membuat perjanjian dengan-Nya.
“Meja sakramen dan altar bait suci melambangkan pengurbanan Yesus Kristus dan Pendamaian-Nya yang tak terbatas.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
“Sewaktu kita membuat dan menghormati perjanjian-perjanjian kita, menerima tata cara sakramen di gereja dan pemberkahan, serta pemeteraian di bait suci, kita mengikatkan diri kepada Juruselamat, memperoleh akses yang lebih besar pada belas kasihan, perlindungan, pengudusan, penyembuhan, dan peristirahatan-Nya.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
“Tangan Juruselamat kita terulur; meja-Nya telah disiapkan. Marilah beribadat kepada Anak Allah di altar suci-Nya.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
“Ah, betapa saya menghargai pengalaman bersekutu dengan Juruselamat melalui perjanjian-perjanjian yang dibuat di altar suci.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
“Sewaktu kita membuat perjanjian dengan Tuhan, hubungan timbal balik terbentuk. Kita menunjukkan kesetiaan dan kasih kita kepada-Nya. Kekuatan dan kuasa kita tumbuh setiap kali janji dibuat dan ditepati.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
“Ketika kita datang ke altar, kita tidak sedang berusaha mendapatkan imbalan; kita sedang belajar tentang Pemberi Karunia. Dalam ikatan pemelajaran dan perjanjian itu terdapat penyembuhan.” —Penatua Jeremy R. Jaggi
Tidak Ada yang Duduk Sendirian—Penatua Gerrit W. Gong
Yesus Kristus membawa kita semua ke penginapan-Nya untuk membantu menyembuhkan kita, menurut kesaksian Penatua Gerrit W. Gong, dari Kuorum Dua Belas Rasul. Seperti perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, Dia mengundang kita untuk menyiapkan ruang bagi semua orang dalam Gereja-Nya.
“Di Gereja-Nya dan melalui tata cara serta perjanjian-perjanjian-Nya, kita datang kepada satu sama lain dan kepada Yesus Kristus.” —Penatua Gerrit W. Gong
Kesederhanaan dalam Kristus—Penatua Michael Cziesla
Penatua Michael Cziesla, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, mengingatkan kita bahwa kesederhanaan dalam menjalankan Injil Yesus Kristus setiap hari mendatangkan kuasa ke dalam kehidupan kita.
“Kita terkadang meremehkan kekuatan yang kita terima dari tindakan-tindakan sederhana seperti berdoa, berpuasa, penelaahan tulisan suci, pertobatan harian, mengambil sakramen setiap minggu, dan peribadatan reguler di rumah Tuhan. Tetapi ketika kita menyadari bahwa kita tidak perlu “melakukan hal yang sukar” dan kita memusatkan diri untuk menerapkan doktrin yang murni dan sederhana, kita mulai melihat bagaimana Injil “bekerja secara luar biasa” bagi kita, bahkan dalam keadaan yang paling sulit.” —Penatua Michael Cziesla
Tuhan Sedang Mempergegas Pekerjaan-Nya—Penatua Quentin L. Cook
Penatua Quentin L. Cook dari Kuorum Dua Belas Rasul berbicara tentang hal-hal yang para orang suci hendaknya lakukan sewaktu Tuhan mempergegas pekerjaan-Nya, termasuk berfokus pada tata cara-tata cara bait suci.
“Karena iman dan persucian para anggota Gereja, sumber daya tersedia untuk mendukung jemaat-jemaat—dengan pembangunan gedung pertemuan dan bait suci—di seluruh dunia. Dengan kunci-kunci imamat yang diperlukan dan sumber daya yang disediakan, tata cara penyelamatan kini tersedia di sebagian besar bagian dunia.” —Penatua Quentin L. Cook
“Menerima tata cara dan perjanjian serta menjalankan perintah-perintah adalah hal yang esensial. Berfokuslah pada perjanjian-perjanjian yang diperlukan untuk permuliaan. Injil memungkinkan permuliaan, yang mensyaratkan pembuatan dan ketaatan pada perjanjian-perjanjian sakral dengan Allah.” —Penatua Quentin L. Cook
“Kecuali pembaptisan, pengukuhan, dan penganugerahan Imamat Melkisedek bagi pria, perjanjian-perjanjian yang kita buat dilaksanakan di bait suci. Bagi orang mati, setiap dari tata cara penyelamatan ini hanya dilaksanakan di bait suci. Oleh karena itu, mempersiapkan diri Anda untuk bait suci hendaknya menjadi gol yang segera.” —Penatua Quentin L. Cook
“Bait suci dan tata cara bait suci hendaknya menjadi fokus kita.” —Penatua Quentin L. Cook
Mengingat Domba-Domba—Penatua William K. Jackson
Penatua William K. Jackson, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, mengajarkan bahwa mengingat dan memberi pelayanan kepada orang lain dengan nama adalah bagian penting dari menjadi gembala yang baik dan mengikuti teladan Juruselamat. Ceramahnya mencakup banyak contoh tentang bagaimana para anggota dan pemimpin dalam gereja Kristus dapat “menghitung dan mencatat” anak-anak Allah serta membantu menemukan dan memberi pelayanan kepada mereka yang tersesat.
Penatua Jackson mengundang para pemimpin untuk mempertimbangkan pertanyaan ini: “Siapa yang membutuhkan … bantuan membawa nama keluarga ke bait suci?” Salah satu contohnya juga mencakup seorang “presiden pasak yang bijak” yang bertanya kepada seorang presiden kuorum penatua, “Dapatkah Anda menyebutkan anggota kuorum yang kurang aktif, yang dapat Anda bantu untuk pergi ke bait suci bersama keluarganya tahun ini?”
Penatua Jackson memberikan contoh lain tentang para pemimpin yang menjadi gembala yang baik. “Saya ingat sebuah distrik, berjam-jam naik pesawat terbang dari bait suci terdekat, di mana memiliki rekomendasi bait suci yang berlaku menjadi prioritas tinggi, terlepas dari kenyataan bahwa rekomendasi itu kemungkinan tidak pernah digunakan. Minggu pertama setiap bulan, para pemimpin menggunakan alat bantu menghitung mereka untuk mencatat para anggota mereka yang telah diberkahi. Jika mereka menemukan bahwa sebuah rekomendasi segera habis masa berlakunya, sekretaris pelaksana akan menjadwalkan wawancara pembaruan. Orang-orang yang memiliki rekomendasi yang habis masa berlakunya dinasihati, kemudian berusaha untuk membantu mereka untuk kembali ke jalan perjanjian.” —Penatua William K. Jackson
Sekarang Dapat Melihat—Penatua Jeffrey R. Holland
Allah dapat memberkati kita melalui metode apa pun yang Dia pilih, baik dengan ludah dan tanah seperti orang buta, atau melalui pekerjaan perwalian yang dilakukan di rumah-rumah Tuhan yang didedikasikan, menurut kesaksian Penatua Jeffrey R. Holland dari Kuorum Dua Belas Rasul.
“Di sebuah gereja yang memahami karunia belas kasihan, bukankah merupakan bukti menakjubkan lagi akan keabsahan gereja itu untuk melihat berkat-berkat dan perjanjian-perjanjian ini datang kepada sanak saudara kita yang telah meninggal, mereka dari keluarga kita yang telah berpulang sebelum kita? Haruskah mereka dihukum karena mereka tidak memiliki akses terhadap Injil atau karena mereka dilahirkan pada zaman atau di tempat di mana tata cara dan perjanjian ilahi tidak tersedia bagi mereka?” —Penatua Jeffrey R. Holland
“Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memiliki rumah-rumah Tuhan yang sakral, yang didedikasikan di mana pekerjaan penyelamatan, penuh belas kasihan dilakukan secara perwalian setiap pagi dan malam bagi mereka yang telah meninggal ini, selain juga menawarkan kesempatan beribadat dan tata cara bagi yang hidup.” —Penatua Jeffrey R. Holland
Dihiasi dengan Kebajikan Pengendalian Diri—Penatua Ulisses Soares
Penatua Ulisses Soares dari Kuorum Dua Belas Rasul berbagi sebuah metafora dari Presiden Nelson, yang pernah membandingkan renovasi Bait Suci Salt Lake dengan memperkuat landasan rohani kita sendiri.
“Nabi terkasih kita kemudian mengajari kita bahwa sebagaimana itu diperlukan untuk mengimplementasikan tindakan besar untuk memperkuat fondasi bait suci agar dapat menghadapi kekuatan alam, kita pun perlu melakukan tindakan luar biasa—mungkin tindakan yang belum pernah kita lakukan sebelumnya—untuk memperkuat fondasi rohani kita dalam Yesus Kristus.” —Penatua Ulisses Soares
Kuasa dari Memberikan Pelayanan kepada yang Satu—Penatua Peter M. Johnson
Penatua Peter M. Johnson, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh, mengimbau kita untuk saling melayani dengan cara-cara yang menuntun kita untuk datang kepada Kristus sewaktu kita beribadat di rumah Tuhan.
“Adalah doa saya bahwa kita akan mengenali pengaruh Roh Kudus sewaktu kita menjadi dan saling membantu menjadi murid Yesus Kristus yang berdedikasi serta merasakan sukacita-Nya sewaktu kita beribadat di rumah Tuhan.” —Penatua Peter M. Johnson
“Sewaktu kita memberikan pelayanan kepada yang satu, kita mengundang yang satu itu untuk datang kepada Yesus Kristus dan untuk beribadat di rumah Tuhan untuk menerima dari kuasa penebusan-Nya.” —Penatua Peter M. Johnson
“Teman-teman terkasih, saya berjanji bahwa sewaktu kita mengamalkan doktrin Kristus dan memberikan pelayanan kepada yang satu dengan cara-cara yang menuntun ke rumah Tuhan, kita akan maju terus dengan iman kepada Yesus Kristus bahkan di tengah pertanyaan yang tak terjawab dan perasaan diri kita tidak penting, sendirian, putus asa, dan tidak terlihat.” —Penatua Peter M. Johnson
“Kita akan mengundang yang satu itu untuk datang kepada Yesus Kristus dan untuk beribadat di rumah Tuhan untuk menerima kuasa dan kasih-Nya yang menebus.” —Penatua Peter M. Johnson
Mengutip Presiden Russell M. Nelson, Penatua Johnson mengatakan, “Di rumah Tuhan, kita akan ‘merasakan belas kasihan [Juruselamat]. [Kita] akan menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan [kita] yang paling menyusahkan. [Dan kita] akan memahami sukacita Injil-Nya dengan lebih baik.’ (Russell M. Nelson, ‘Tuhan Yesus Kristus Akan Datang Lagi,’ Liahona, November 2024, 121–122.)”
Janganlah Meninggalkan Kasih Setia Anda Sendiri—Penatua Matthew S. Holland
Kasih setia datang kepada kita masing-masing secara individu melalui pendamaian Juruselamat, jelas Penatua Matthew S. Holland, seorang Pembesar Umum Tujuh Puluh.
“Ikutilah arahan Yunus yang bertobat. Berserulah kepada Allah. Berpalinglah ke bait suci. Berpeganglah pada perjanjian-perjanjian Anda. Layanilah Tuhan, Gereja-Nya, dan sesama dengan pengurbanan dan ucapan syukur.” —Penatua Matthew S. Holland
Injil Yesus Kristus yang Berpusat pada Keluarga—Presiden Dallin H. Oaks
Presiden Dallin H. Oaks, Presiden Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, bersaksi tentang pentingnya keluarga dalam Rencana Bapa Surgawi. Dia mengimbau untuk memperkuat hubungan keluarga dan berperan serta dalam tata cara bait suci.
“Setiap ibu tunggal dapat mengajarkan tentang kasih dari Bapa Surgawi dan berkat-berkat yang akhirnya akan diperoleh dari pernikahan di bait suci. Anda juga bisa melakukannya!" —Presiden Dallin H. Oaks
“Kita semua bersyukur atas pernikahan di bait suci dan atas berkat-berkat yang akan datang dari dimeteraikan sebagai keluarga kekal.” —Presiden Dallin H. Oaks
“Keluarga hendaknya mengadakan reuni keluarga untuk mengingat leluhur, yang mengarah ke bait suci.” —Presiden Dallin H. Oaks
“Ikatan keluarga juga diperkuat melalui ceritakisah keluarga, menciptakan tradisi keluarga, dan berbagi pengalaman sakral.” —Presiden Dallin H. Oaks
“Presiden Spencer W. Kimball mengingatkan kita bahwa ‘kisah-kisah yang mengilhami dari kehidupan kita sendiri dan kehidupan leluhur kita … adalah alat pengajaran yang ampuh.’ Itu sering kali menjadi sumber ilham terbaik bagi kita dan keturunan kita.” —Presiden Dallin H. Oaks
“Kuasa pemeteraian imamat, yang diarahkan oleh kunci-kunci yang dipulihkan di Bait Suci Kirtland, mempersatukan keluarga untuk kekekalan. Kuasa tersebut saat ini sedang dilaksanakan di bait suci Tuhan yang jumlahnya semakin bertambah di seluruh dunia. Ini sungguh nyata. Mari kita menjadi bagian darinya.” —Presiden Dallin H. Oaks
Bersiap untuk Bait Suci
Jika Anda belum memiliki rekomendasi bait suci, pemimpin lokal, seperti uskup Anda, dapat membantu Anda memperoleh rekomendasi untuk beribadat di rumah Tuhan. Untuk bantuan lainnya dalam persiapan memasuki bait suci atau mempersiapkan dan menemukan nama-nama keluarga, cobalah mengeklik tautan-tautan di bawah:
- Bersiap untuk Rumah Tuhan: Jadikan Pengalaman Anda Lebih Pribadi dan Bermakna
- Bawalah Nama Leluhur ke Bait Suci
Mengunduh dan Berbagi Kutipan dalam Artikel Ini
Kutipan dalam artikel ini dapat dikopi dan dibagikan secara gratis.
Untuk mengunduh dan berbagi gambar kutipan di komputer desktop, klik satu gambar untuk memilihnya, lalu klik-kanan (untuk Windows), atau tekan Control sementara Anda mengeklik (untuk Mac), untuk melihat opsi simpan dan unduh. Setelah Anda menyimpan gambar, Anda dapat mengunggahnya ke situs media sosial favorit Anda atau mengirimkannya kepada seorang teman.
Untuk berbagi atau menyimpan gambar pada perangkat seluler, klik gambar untuk membukanya, dan kemudian tahan jari Anda sampai menu opsi muncul sehingga Anda dapat mengunduh atau berbagi gambar tersebut.
Selain itu, Anda dapat mengunduh semua kutipan sekaligus dalam folder zip menggunakan tombol ini:
Untuk mendapatkan video, audio, dan transkrip teks dari konferensi umum Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir Oktober 2025 selengkapnya, kunjungi ChurchofJesusChrist.org.
Kutipan dan kisah lebih banyak dari konferensi ini dapat ditemukan dalam artikel-artikel dari Church Newsroom.
Di FamilySearch kami peduli untuk menghubungkan Anda dengan keluarga Anda, dan kami menyediakan pengalaman penemuan yang menyenangkan serta layanan sejarah keluarga secara cuma-cuma. Mengapa? Karena kami menghargai keluarga dan percaya bahwa menghubungkan generasi-generasi dapat meningkatkan kehidupan kita sekarang dan selamanya. Kami adalah organisasi nirlaba yang disponsori oleh Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang kepercayaan kami, klik di sini.